Catatan Perjalan : Bengkel Taubatan Nasuha

21 11 2010

Pada saat menentukan program kerja ada sebuah program yang baru dicanangkan oleh saudara Sie. Anggi bekerja sama dengan Sie. Zaid yang belakang diketahui program ini bermanfaat besar secara politis dalam penangan kasus-kasus di MAN 1 Bekasi, Program ini Bernama Bengkel Taubatan Nasuha (Sekbid Anggi) dan yang menjadi pelaksana adalah Patroli Keamanan Sekolah (Sekbid Zaid).

Bengkel Taubatan Nasuha adalah berupa sidang penetapan sanksi bagi siswa yang melanggar peraturan sekolah, penanganannya ditangani oleh OSIS. tercatat banyak kasus yang ditangani salah satunya adalah ketika jam istirahat kami selalu megirimkan mata-mata (jasus) ke kantung-kantung tempat merokok atau beberapa kali  kami mendapatkan laporan dari siswa. saat itu kami mendapatkan laporan bahwa beberapa siswa merokok di dalam WC yang berada di kantin. menurut informasi mereka adalah siswa baru dengan membawa perlengkapan (pentungan hansip) Zaid dan Anggi datang dan mendobrak pintu WC tersebut, benar saja sekitar 6 orang sedang asing meroko digelandang ke ruang OSIS. dan Dimasukkan ke dalam bengkel taubatan nasuha. Tahap pertama adalah sidang, saudara zaid menawarkan pelaksanaan hukuman apakah mau diselesaikan OSIS atau Guru, Jelas mereka memilih OSIS. Sidang dilaksanakan untuk membuktikan kesalahannya dan mendapatkan barang bukti. Setelah itu mereka dihukum seinget saya itu Push Up ditempat 100 kali, dan merokok 5 batang sekaligus.

Setelah itu barulah tugas bengkel taubatan nasuha (Anggi) memberikan ceramah tentang bahaya merokok serta pencerahan tentang tugas dan kewajibannya di sekolah, hukuman yang ditawarkan adalah menghapal yasin/surat-surat pilihan atau membayar denda. Rata-rata mereka memilih membayar denda sekitar 20 Ribu. Hasil dari denda dibelikan perlengkapan keamanan seperti pentungan, bahkan dibelikan satu buah borgol.

Pada masa itu PKS dan Bengkel Taubatan Nasuha begitu ditakuti bahkan pernah saya diprotes oleh pedagang di kantin belakang yang menyatakan bahwa jika kami ke kantin belakang maka anak-anak pergi.. Akhirnya kami menggunakan mata-mata atau laporan siswa

Kerjaan berikutnya dari bengkel taubatan nasuha ini adalah merancang strategi razia. Serta memastikan tidak ada satupun siswa yang lolos dari pemeriksaan, penjadwalan razia pun hanya merka yang tahu. Sehingga sangat kecil kemungkinan bocor. Sebelum pelaksanaan razia mereka membuat sebuah denah lokasi MAN dan mengatur strategi penempatan kami. Misalnya saya dapat posisi di belakang kelas, saya diperintahkan untuk duduk menunggu barang-barang yang sengaja dijatuhkan dari jendela.

Setiap persimpangan, tangga dan akses keluar kelas dijaga, setiap siswa yang melewati mendapatkan pemeriksaan yang ketat. Sehingga razia terbilang sukses mendapatkan barang-barang terlarang di sekolah

Sebenarnya secara politis bengkel tauban nasuha mampu kuat memiliki pengaruh kepada siswa karena kami melakukan pendekatan yang inters terhadap siswa-siswa yang bermasalah, Zaid dan Anggi sering “nongrong” bersama-sama mereka, dalam suasana tersebut mereka selalu memberikan pengertian bahwa tugasnya harus dilaksanakan, tetapi persahabat harus tetap berjalan.

Kami berkeyakinan bahwa siswa-siswa bermasalah bukan siswa yang tidak berguna di sekolah, tetapi ada minat mereka yang tidak disalurkan. Seperti siswa ada seorang siswa yang sering bolos setelah saya tanyakan langsung ternyata dia memiliki minat pada bidang musik yang tinggi, saya memintanya untuk membuat daftar harga alat-alat band. Dan saya berjanji akan menyampaikan permintaannya kepada sekolah walaupun tidak terealisasi tetapi sejak itu dia merasa bahwa minatnya mampu tersalurkan paling tidak dihargai.





Catatan Perjalan : Pengurus OSIS Dilarang Pacaran

21 11 2010

Setala struktur kepengurusan rampung, rapat perdana dilaksanakan sore hari selepas sekolah (Pukul 14.00) adapun agenda rapat adalah pembahasan tata tertib pengurus OSIS 2006.  Dari banyaknya usulan daftar tata tertib pengurus OSIS 2006 yang paling alot pembahasannya adalah dimasukannya klausul yang menyatakan bahwa pengurus OSIS dilarang berpacaran.

Kubu penentang dimotori oleh Zaid, Anggi, dan Ridha sedang yang mengusulan klausul tersebut adalah Yayah Nurhidayah, Seztifa Myasyiwi, Ningrum, dll. Zaid beranggapan bahwa kinerja pengurus OSIS tidak terpengaruhi oleh pacaran, bahkan menurutnya “pacar” dapat memberikan spirit guna meningkatkan kinerja pengurus OSIS.

Pernyataan ini ditentang oleh Yayah yang menyatakan bahwa justru selama ini terlihat beberapa pengurus OSIS yang memiliki pacar tidak fokus pada amanah yang diembannya, alasan laiinya adalah OSIS sebagai uswah (contoh) harusnya benar-benar memberikan contoh yang baik kepada siswa.

Perdebadan panjang tak kunjung usai karena pada saat itu saya sebenarnya tidak berada di tengah sebagai pimpinan rapat. Saya rasa apa yang diungkapkan Yayah logis tetapi saya tidak yakin apakah aturan ini mampu dijalankan nantinya. Akhirnya beberapa orang dari kubu penentang mulai berbelok arah yang menyebabkan saya tidak dapat lagi menolak untuk memasukkan klausul yang menyatakan bahwa pengurus OSIS di larang pacaran. Adapun sanksi nya saya lupa.

Selama perjalanan OSIS kami peraturan ini dilanggar oleh beberapa orang. Tetapi secara sembunyi-sembunyi, saya pikir biarlah anak muda yang ingin menikmati masa mudanya yang penting mereka tidak melanggar aturan (karena tidak ketahuan hehe)

Beberapa pengurus OSIS yang pacaran selalu dipermasalahkan ketika rapat, biasanya teman-teman menyindir secara terbuka. Karena kami sangat menjunjung budaya kritis dan terbuka, artinya tidak ada masalah yang boleh ditutup-tutupi. Tidak senang katakan tidak senang, asal berada pada koridor untuk membangun OSIS yang lebih baik.





Catatan Perjalan : Pengurus OSIS 2006

21 11 2010

Mulai saat ini dan seterusnya kami akan mlai menuliskan kisah perjalan pengurus OSIS angkatan 2006, sekedar untuk dikena. Mohon maaf jika beberapa informasi tidak dapat dsajikan secara detail karena kejadiannya terjadi 4 tahun yang lalu.

Pemilhan ketua OSIS sesuai dengan hasil keputusan MUKILAS (Musyawarah Perwakilan Kelas menetapkan 10 orang kandidat sbagai calon ketua OSIS diantaranya Najib, Fuadi Fairuz, Zaid Mubarok, Abdul Latif, Seztifa Myasyiwi, Naya Nurhamzah, Amalia Hadi, Ningrum Nurfadilah, Yayah Nurhidayah, dll. Penyampaian visi-misi calon ketua OSIS disampaikan lepas upacara bendera hari senin dipimpin oleh Bpk. Drs. Ahmad Syaekhu (Waka. Kesiswaan) dan sdr. Khoirul Umam (ketua OSIS periode selanjutnya)

Pemilihan yang dilakukan pada hari yang sama dilakukan oleh seluruh siswa MAN 1 Bekasi di halaman depan kantor guru. Siswa melakukan pencoblosan bergiliran sesuai dengan kelasnya. Hasilnya menetapkan Najib sebagai ketua OSIS terpilih

Dalam menyusun struktur pengurus OSIS 2006, kami bermaksud merampingkan pengurus osis yang sebelumnya berjumlah 32 menjadi 21 orang, dengan harapan fungsi-fungsi organisasi mampu berjalan lebih efektif dan efisien, alasan lainnya adalah agar siswa-siswa terbaik lainnya dapat terdistribus di unit-unit sehingga unit mampu berkembang dengan baik dan tidak “menumpuk” di OSIS siswa-siswanya.

Akhirnya dari 100 nama yang saya inventarisasi terpilihlah 21 nama sebagai pengurus OSIS 2010, merekalah yang fotonya berada di header blog ini. Beberapa nama yang tidak menjadi pengurus OSIS kami lakukan pendekatan agar yang bersangkutan fokus menghidupkan unitnya masing-masing. Selain itu pertimbangan memilih pengurus OSIS adalah keterwakilan siswa baik dari jurusan maupun unit.

Satu nama yang tidak masuk dalam 100 orang tetapi akhirnya terpilih menjadi pengurus OSIS adalah sdr. Ridwan. Pagi hari saya sedang sarapan di mami seperti biasa saya sering berbicara dengan siswa MAN 1 Bekasi tak terkecuali pada waktu itu sdr. Ridwan yang saya mintakan pendapatnya tentang OSIS MAN 1 Bekasi, harapan saya waktu itu agar siswa merasa memiliki terhadap OSIS, paling tidak ikut memikirkan bagaimana OSIS ke depan. dari hasil obrolan tersebut akhirndi hari berikutnya saya menawarkan kepadanya untuk dapat bergabung bersama 20 satu orang yang sudah saya tetapkan sebelumnya.





Drama Komedi Perpisahan MAN 1 Bekasi 2007

20 05 2010




Intro Video Perpisahan Angkatan 2007

14 05 2010




Pidato Perpisahan

14 05 2010




Permohonan Maaf

14 05 2010

sudah, hampir 2 tahun blog ini tidak terurus, kami mohon maaf dengan kelalaian ini. Ke depan kami akan coba merekonstruksi ingatan ketika 3 tahun yang lalu menjadi pengurus OSIS MAN 1 Bekasi. Waktu cepat sekali berlalu sekarang kami telah berkecimpung pada bidang masing-masing, kepada teman-teman kami mohon doanya agar kita semua sukses baik di dunia maupun di akhirat.

Salam Rindu untuk MAN 1 Bekasi tercinta..








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.